Minggu, 19 Juli 2009

Kemarau, bermunculan pedagang air

Minggu, 19 Juli 2009
Kemarau yang panjang menyebabkan sumur-sumur menjadi kering. Bagi yang berlangganan PAM mungkin tidak terlalu masalah, asalkan PLN masih hidup di siang hari meski beberapa jam saja, air tetap akan mengalir. Tetapi tidak halnya dengan pemilik sumur pribadi.


Menyikapi hal tersebut, para tukang becak di Peranap, Indragiri Hulu, Riau, provinsi yang dipimpin Rusli Zainal sang visioner, yang saat ini omsetnya menurun menyusul penurunan ekonomi nasional justru melihat peluang di baliknya. Banyak kemudian di antara mereka yang menjadi pedagang air dadakan. Dengan harga jual Rp. 5.000,- per galon dan Rp. 25.000,- per drum, jual beli air bahkan lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan keuangan keluarga.

Contributor blog: Ghobro

Bookmark and Share

Posting terkait:



0 komentar:

Posting Komentar

 
Peranap. Design by Pocket. Content by Serangge