Tampilkan posting dengan label masjid. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label masjid. Tampilkan semua posting

Jumat, 18 April 2014

Khutbah yang konstektual di Masjid As Sulthon Peranap

Jumat, 18 April 2014 0

Jumat ini adalah Jumat pertama bagi para caleg, baik yang sukses maupun yang gagal. Oleh karenanya, khutbah Jumat kali ini merupakan khutbah yang sangat berarti.

Tentu saja, konteks khutbah yang sangat diharapkan adalah penyejukan bagi yang gagal dan peringatan bagi yang berhasil agar tidak menyia-nyiakan amanah yang diberikan.

Tetapi, secara kebetulan materi khutbah di Masjid As Sulthon Peranap jumat ini adalah bahwa keluargamu adakalanya musuhmu. Dalam suasana pileg, yang mana banyak terjadi penyeberangan oleh orang-orang terdekat, maka khutbah tersebut menjadi sangat konstektual.

Walaupun mungkin maksud khutbah tadi adalah agar kita memperhatikan kebutuhan rohani keluarga kita, bukan sekedar kebutuhan jasmani saja, tetapi bagi caleg atau pun tim sukses dapat mengingatkan ke yang lain.

Semoga, yang terambil yang positifnya.

Read More..

Rabu, 06 Juli 2011

Masjid ke-7 di kelurahan peranap diresmikan

Rabu, 06 Juli 2011 0
Masjid as-Sulthon yang dibangun di atas tanah wakaf Drs.H. T. Mukhtaruddin (Bupati Anambas) dan Siti Halimah telah diresmikan oleh Bapak Lurah Peranap Zainal Abidin beserta Kepala KUA Kecamatan Peranap H. Husni, S.Pd.I dan Camat Peranap yang diwakili oleh Sekcam Umar,S.Sos.

Dengan peresmian tersebut, kelurahan peranap kabupaten Indragiri Hulu resmi memiliki tujuh mesjid, yakni:
1. Masjid Agung di Kampung Jawa.
2. Masjid Jami di Kampung Baru.
3. Masjid Raya di Kampung Teleng Barter.
4. Masjid al-Kautsar di Rawa Putaran.
5. Masjid Mukhlisin di Simpang tugu.
6. Masjid Raudathul Jannah di Kebun Cina.
7. Masjid as-Sulthon di Pincuran Mas.

Dengan peresmian masjid as-Sulthon ini bagi saya sendiri keuntungannya dapat menunaikan ibadah jumatan dengan lokasi yang lebih terjangkau dan merupakan kesempatan untuk menunaikan ibadah subuh berjamaah yang konon kalau shalat isya dan subuh berjamaah dilakukan pahalanya sama dengan shalat malam dilakukan penuh. Hanya saja, sebagaimana banyak ditulis di dalam buku-buku, shalat subuh dan shalat isya berjamaah sangat sulit dilakukan oleh orang yang tergolong munafik. Mudah-mudahan saya tidak tergolong orang munafik.
Read More..
 
Peranap. Design by Pocket. Content by Serangge