Jumat, 16 Oktober 2009

Andai jalan depan rumahku dua jalur

Jumat, 16 Oktober 2009 0
Baru saja kecelakaan kembali terjadi di Simpang Pincuran Mas Peranap. Titik ini merupakan salah satu di antara dua titik hostpot kecelakaan sepanjang Jalan Napal pada wilayah Pincuran Mas. Hotspot lainnya adalah depan GOR Bulutangkis. Dua tempat ini saling bergantian terjadinya kecelakaan, dan itu hampir tiap minggu.


Baru-baru ini di depan GOR juga terjadi kecelakaan yang menyebabkan kaki salah seorang korban patah. Telapak kakinya terlepas. Orang-orang yang menyaksikan tidak sanggup melihat lebih lama.

Tetapi, korban masih beruntung. Dibandingkan kejadian pada 17 Agustus 2009 yang lalu, di mana korban yang merupakan siswi SMA N 1 Peranap yang sedang kejar tayang untuk mengikuti upacara penurunan bendera, tewas di tempat.

Banyaknya kejadian di kedua tempat ini membuat aku berpikir, kenapa?
Untuk simpang empat pincuran mas mungkin mudah dipahami, dengan kondisi-kondisi:
1. Bersimpang empat
2. Lalu lintas ramai karena Jalan Napal adalah jalan poros penghubung Peranap dengan bagian wilayah paling luas dan ramai dari Kecamatan Peranap bagian Timur (Desa Gumanti, Pauhranap, Semelinang Tebing di mana Desa Pauhranap dan Semelinang Tebing adalah desa-desa terluas dan terbanyak penduduknya di Kecamatan Peranap) serta bagian selatan dari Kecamatan Batang Peranap, Kecamatan Rakit Kulim dan Kecamatan Batang Cenaku.

Sementara untuk depan GOR sendiri, analisa saya sebagai berikut:
- Sesudah perbatasan Gumanti/Peranap, secara kebetulan menjelang depan GOR merupakan daerah yang merupakan kurang rumah penduduk. Kondisi ini mungkin menyebabkan pengendara menambah kecepatan kendaraannya. Secara tiba-tiba, di depan GOR kembali memasuki kawasan padat. Perbedaan yang tiba-tiba ini menyebabkan kepanikan si pengendara.

Dari fakta tersebut, agar amannya menurut saya, sebaiknya dari arah Simpang Ombilin hingga beberapa meter melewati GOR dibuat jalur dua arah. Pengendara dari arah Pasar Peranap harus memutar dulu ke kiri sebelum berputar ke arah Gumanti. Dengan demikian, kecelakaan di dua tempat ini dapat diminilasir atau barangkali mungkin dieliminisir.
Read More..

Sabtu, 19 September 2009

Selamat hari raya 1430 H

Sabtu, 19 September 2009 0
Berbagai pesan selamat iedul fitri masuk, di antaranya:


"Selamat Hariraya Idul-Fitri 1430 H. Semoga kita berhasil kembali ke kesucian fitrah dan amalan baik kita diterima oleh Allah swt. Minal 'Aidin
wal-Faizin wal-Maqbulin. Mohon maaf atas segala khilaf..."

Andai jemari tak sempat berjabat.
Jika raga tak bisa bersua.
Bila Ada kata membekas luka.
Semoga pintu maaf masih terbuka.
Selamat Idul Fitri

Kami mengucapkan selamat lebaran iedul fitri 1430 H ..minal aidzin walfaidzin ..mohon maaf lahir dan bathin atas segala kekhilafan kami yang disengaja maupun tidak disengaja..semoga kita kembali menjadi insan yang fitri ...penuh dengan perbuatan yang sarat dengan kebajikan
amin amin dan salam hangat

Selamat Idul Fitri juga. Minal aidin wal faizin. Semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT.

Selamat Idul Fitri...Semoga Idul fitri tahun ini membawa berkah yang besar...bagi kita sekeluarga..dan...harapan bangsa dan negara kita menjadi semakin aman..........
Read More..

Minggu, 02 Agustus 2009

Riau, negara bagian ke-14

Minggu, 02 Agustus 2009 2
Semenjak dahulu, Riau selalu bergabung dengan Malaysia. Pada masa Kesultanan besar Malaka, Riau adalah bagian kesultanan Melaka yang terdapat di Sumatera. Oleh karenanya, jika Riau bergabung dengan Malaysia dan menjadi negara bagian ke-14 adalah wajar.

Pendapat ini tiba-tiba muncul. Apa lacur? Ternyata adalah buah kekecewaan atas kondisi kelistrikan Riau yang sangat parah. Dengan aneka potensi energi seperti sumber daya air, angin, ombak, batubara, gas dan sebagainya ditopang pula oleh sumber daya finansial di mana Bank Riau sudah sanggup untuk menyediakan dana bagi pembangunan Pembangkit Listrik raksasa, ternyata Riau masih mengalami nasib yang mengenaskan dalam bidang kelistrikan.

Janganlah pula bicara tentang krisis air. Pemerintah seharusnya mengambil rangkaian kebijakan untuk membantu masyarakat yang tengah krisis air. Misalnya pengadaan hujan buatan, penyediaan stok air murah yang jumlah rupiahnya sebenarnya tidak terlalu besar. Pemerintah sanggup menyediakan bantuan untuk musibah banjir, seharusnya juga mampu untuk musibah kemarau. Read More..

Minggu, 26 Juli 2009

Membangun wirausahawan wajib untuk kemajuan

Minggu, 26 Juli 2009 0
Jusuf Kalla dalam blognya memaparkan saat ini wirausahawan Indonesia baru sekitar 400.000 orang atau 0,18% dari total penduduk. Padahal untuk bisa maju secara ekonomi, negara membutuhkan minimal 2% untuk dapat menggerakkan pertumbuhan ekonomi. Oleh karenanya, perlu didorong pertumbuhan wirausahawan baru.


Kenapa pengusaha diperlukan:
1. Untuk mendapatkan penerimaan dari pajak
2. Untuk menampung tenaga kerja
3. Untuk menggerakkan roda perekonomian

Cara-cara mendorongnya:
Selanjutnya JK juga mengungkapkan beberapa cara mendorong pertumbuhan pengusaha baru:
1. Mahasiswa masuk kampus diperkenalkan dunia kampus, mahasiswa keluar kampus diperkenalkan dunia usaha.

Motivasi bagi pengusaha muda:
Selanjutnya JK juga memberikan motivasi sebagai berikut:
1. Pengusaha besar dimulai dari pengusaha UKM kecuali "pewaris". Karenanya, jangan malu menjadi pengusaha kecil.
2. Jangan khawatirkan modal, yang penting adalah ide. Prinsip pengusaha adalah menjual ide, ide mendatangkan modal.
3. Tiga prinsip ide : "Lebih Cepat, Lebih Baik, Lebih Murah".

Kunci menjadi pengusaha:
Kunci menjadi pengusaha menurut JK:
1. Berani memulai
2. Berani mengambil resiko

Pengusaha dan akal
JK juga mengingatkan menjadi pengusaha harus banyak akal. Saudagar berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti seribu akal.

Sebuah renungan:
JK juga memaparkan sebuah renungan :
Saya teringat dengan perkataan Pak Habibie beberapa waktu lampau bahwa 1 Ton besi akan beda nilainya apabila ia dibentuk menjadi pesawat daripada menjadi mobil. Meski menurut saya hal tersebut tidak begitu tepat karena ternyata mobil Kijang Toyota yang dijual oleh NV. Hadji Kalla lebih laku daripada CN 250 yang dijual oleh PT. Dirgantara. Ini karena ia tidak menganut prinsip lebih murah. Sementara mobil Jepang lebih laku karena ia Lebih Baik, Lebih Cepar dan lebih Murah. Terlepas dari itu semua memberikan nilai tambah pada suatu produk adalah sesuatu yang penting. Harga 1 Kilo Kakao berbeda dengan harga 1 Kilo Silverqueen atau Tobleron


Read More..

Minggu, 19 Juli 2009

Kemarau, bermunculan pedagang air

Minggu, 19 Juli 2009 0
Kemarau yang panjang menyebabkan sumur-sumur menjadi kering. Bagi yang berlangganan PAM mungkin tidak terlalu masalah, asalkan PLN masih hidup di siang hari meski beberapa jam saja, air tetap akan mengalir. Tetapi tidak halnya dengan pemilik sumur pribadi.


Menyikapi hal tersebut, para tukang becak di Peranap, Indragiri Hulu, Riau, provinsi yang dipimpin Rusli Zainal sang visioner, yang saat ini omsetnya menurun menyusul penurunan ekonomi nasional justru melihat peluang di baliknya. Banyak kemudian di antara mereka yang menjadi pedagang air dadakan. Dengan harga jual Rp. 5.000,- per galon dan Rp. 25.000,- per drum, jual beli air bahkan lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan keuangan keluarga.
Read More..

bqzdk6m84s

bqzdk6m84s Read More..

Sabtu, 18 Juli 2009

Dekorporasi dan demonopolisasi PLN

Sabtu, 18 Juli 2009 0
PLN sebagai satu-satunya perusahaan listrik di Indonesia sungguh adidaya. Secara sepihak, PLN mengatur pemadaman listrik. Mula-mula masyarakat masih bisa menerima. Tetapi dengan intensitas pemadaman yang meningkat, masyarakat mulai resah. Apalagi dengan adanya berbagai kejadian yang dikaitkan-kaitkan dengan fenomena mati-hidup PLN. Sebut saja misalnya kesetrumnya seorang ibu hamil di Panam Pekanbaru, dan terbakar hangusnya seorang santri saat kebakaran terjadi di Pondok Pesantren di Bangkinang Seberang akibat pemadaman PLN. Wajar kalau kemudian sebagian elemen masyarakat Riau yang tergabung dalam Spartan berdemo ke PLN.


Berlindung di balik Undang-undang
Ketidakpuasan terhadap kinerja PLN sudah bertahun-tahun dirasakan masyarakat. Tetapi masyarakat tidak bisa berbuat apa-apa, karena PLN merupakan satu-satunya perusahaan di bidang energi listrik di Indonesia. Wajar kalau kemudian PLN besar kepala, karena PLN memiliki dasar hukum yang sangat kuat, yakni UUD 1945 yang tidak dapat diganggu gugat.

Dekorporasi
PLN kemudian menjadi sebuah lembaga yang tidak bisa disentuh. Pemerintah seakan-akan tidak memiliki kewenangan terhadap PLN. PLN sebagai sebuah BUMN seakan-akan hanya bertanggung jawab kepada menteri BUMN mengenai rugi laba, tanpa ada pertanggungjawaban tentang kinerjanya. Sebaliknya, selaku BUMN kelistrikan satu-satunya PLN berhak berbuat apa saja. Deptamben selaku departemen teknis yang menaunginya pun seakan-akan lepas tangan. Masalah operasional di lapangan adalah sudah menjadi tanggung jawab PLN.

Berdasarkan fakta tersebut, salah satu mimpi saya, adalah bagaimana kalau PLN sebagai perusahaan negara dihapuskan. Jadikan saja Ditjen dibawah Departemen Pertambangan dan Energi. Jadi pertanggungjawaban pemerintah dalam hal ini Deptamben terhadap pelayanan kelistrikan masyarakat menjadi jelas.

Demonopolisasi
Mimpi umum yang didambakan masyarakat adalah dihapuskan sejumlah UU yang mengharuskan PLN sebagai pemegang monopoli kelistrikan. Seandainya monopoli tersebut dihapuskan, swasta maupun pemerintah daerah sanggup mengadakan perusahaan listrik alternatif yang mungkin layanannya lebih bagus. Saya mengimpikan jika listrik didemonopolisasi, mungkin pelayanan kelistrikan bisa sama dengan pelayanan telekomunikasi saat ini, di mana di hutan pun masih ada sinyal, harga yang semakin terjangkau dan kualitas jaringan yang makin mantap.

Read More..
 
Peranap. Design by Pocket. Content by Serangge